pada tanggal
Bimbingan jamaah haji
KBIH Surabaya
persiapan jamaah haji
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Udang selingkuh merupakan makanan khas daerah Papua. Udang yang dipakai biasanya jenis udang air tawar. Tekstur dari udang ini mirip dengan lobster. Disebut udang selingkuh karena udang tersebut memiliki bentuk capit seperti kepiting. Warga lokal menganggap udang tersebut berselingkuh dengan kepiting.
Dalam proses penyajian, biasanya udang ini direbus, digoreng, dan juga dibakar. Selama dibakar biasanya ada yang menambahkan bumbu atau garam saja, dan ada juga yang tidak. Apapun teknik memasaknya, cita rasa khas dari makanan yang satu ini tetap akan terasa.
Bahan utama:
Bahan bumbu (aduk rata):
Udang khas Wamena ini sebenarnya juga cukup langka di kota asalnya. Kalau sedang tidak musim, harga per plastiknya bisa mencapai Rp1 jutaan.
Normalnya, udang selingkuh dijual sekitar Rp300-600 ribuan per plastik. Langkanya udang selingkuh disebabkan belum adanya tempat budidaya. Selama ini mereka masih memanennya langsung dari alam. Di Wamena, udang selingkuh paling populer diolah dengan saus manis. Selain itu, warga lokal sering mengolahnya dengan saus mentega dan rica-rica. Kelezatan udang tergantung pada kesegarannya.
Komentar
Posting Komentar